Hadist Tentang Shalat dan Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu

Hadist Tentang Shalat dan Dosa Meninggalkan Shalat Fardhu

Islam merupakan agama yang baik. Agama Islam mengajarkan kepada para pemeluknya untuk melakukan perbuatan baik dan menjauhkan diri dari perbuatan yang buruk. Kehidupan yang dilakukan oleh umat Islam semata-mata demi mendapatkan pahala yang berasal dari Allah SWT. Untuk mendapatkan pahala dari Allah, umat muslim diwajibkan untuk menjalankan perintah-Nya dan menjauhkan diri dari larangan-larangan-Nya. Menjalankan ibadah shalat menjadi kegiatan yang dapat mendatangkan pahala dari Allah SWT.

Jika diperhatikan dengan baik, ada dua jenis shalat yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Shalat sunnah dan shalat wajib merupakan jenis shalat yang dapat dilakukan oleh umat Islam. Berbeda dengan shalat sunnah, shalat wajib memiliki nilai yang lebih besar dimata Allah SWT. Shalat wajib yang harus dilakukan oleh umat Islam setiap harinya dilakukan dalam lima waktu. Shalat subuh, zuhur, ashar, magrib dan isya merupakan shalat fardhu yang wajib hukumnya. Kewajiban umat Islam untuk melaksanakan shalat fardhu tertuang di dalam hadist tentang shalat.

Pentingnya Hadist Tentang Shalat

Jika kita melihat akan hadist tentang shalat, kita dapat mengetahui kedudukan shalat di dalam agama Islam. Karena shalat merupakan tiang agama Islam, kedudukan shalat di dalam agama sangatlah penting. Apalagi sholat di masjid, tentunya sangat lebih dianjurkan. Namun perlu diingin untuk selalu membaca doa masuk masjid ketika ingin memasuki masjid. Terlebih lagi di masjid nabawi dengan keindahan kubah masjid nabawi tersebut, tentu sangat dianjutkan untuk memperbanyak shalat di dalamnya. Dan sebaiknya juga dilanjutkan dengan shalat tahiyatul masjid lebih dulu sebelum shalat fardhu yang lain. Tingkat shalat di dalam agama Islam dapat kita temukan pula pada rukun Islam. Menjalankan shalat bahkan menduduki peringkat kedua di dalam rukun Islam setelah mengucapkan dua kalimat syahadat. Shalat fardhu yang wajib hukumnya harus dilakukan oleh semua umat Islam. Jika umat Islam meninggalkan shalat fardhu tersebut, mereka akan berdosa dan tidak akan mendapatkan pahala.

Hadist Tentang Shalat

Contoh Hadist Tentang Shalat

Untuk membuktikan kedudukan shalat fardhu yang penting, simak beberapa hadist yang berkaitan dengan shalat di bawah ini:

  1. Hadist yang berasal daro Abu Hurairah Radhiyallahuanhu
  2. Amal umat Islam yang pertama kali akan dihitung adalah shalatnya. Jika umat Islam memiliki shalat yang baik, mereka akan menemukan kesuksesan. Jika shalat yang tidak dilakukan dengan baik, umat Islam tersebut merupakan sosok yang merugi.
  3. Shalat lima waktu merupakan shalat yang akan menghilangkan dosa-dosa yang pernah dilakukan oleh umat Islam.
  4. Hadist yang berasal dari Anas bin Malik
  5. Allah memiliki salah satu malaikat yang memiliki tugas untuk memanggil umat Islam agar mereka dapat menjalankan ibadah shalat fardhu. Manusia akan tersiksa dengan dosa dan maksiat. Guna memadamkan dosa dan maksiat tersebut, hanya shalatlah yang dapat melakukannya.
  6. Ketetapan Allah tidak akan pernah berubah. Allah akan memberikan pahala sebesar 50 kali lipat bagi umat Islam yang menjalankan shalat lima waktu.
  7. Hadist yang berasal dari Utsman bin Affan

Pada saat waktu shalat fardhu tiba, kemudian umat muslim tersebut melakukan wudhu yang sempurna maka shalat dapat digunakan sebagai penebus dosa.

  1. Hadist yang berasal dari Abu Qutadah

Pencuri yang paling buruk merupakan mereka yang mencuri shalatnya. Mencuri shalat dapat diberikan kepada mereka yang tidak sempurna akan ruku’ dan sujudnya. Agar kita tidak masuk ke dalam pencuri shalat, kita harus memperhatikan akan pergerakan dan doa-doa shalat yang kita panjatkan.

Hadist Tentang Shalat

Pentingnya Shalat

Dilihat dari hadist tentang shalat di atas, kita dapat mengetahui seberapa penting posisi shalat bagi agama Islam. Shalat yang merupakan tiang agama harus dilaksanakan oleh semua umat muslim. Shalat fardhu yang dilaksanakan dalam lima waktu tidak boleh ditinggalkan oleh umat Islam. Jika shalat fardhu ditinggalkan, ada ganjaran yang akan dihadapi oleh umat Islam. Untuk mengetahui dosa apa saja yang akan dihadapi oleh umat Islam yang meninggalkan shalat fardhu, simak ulasannya di bawah ini:

  1. Memperoleh doa yang paling besar jika dibandingkan dengan dosa-dosa lainnya

Kaum muslimin memiliki kesepakatan bahwa meninggalkan shalat fardhu dengan sengaja merupakan dosa yang amat besar. Dosa meninggalkan shalat fardhu bahkan lebih tinggi dari dosa melakukan pembunuhan, mencuri, mengkonsumsi minuman berakohol dan merampas harta milik orang lain. Dilihat dari perbandingan akan dosa-dosa tersebut, kita dapat menilai bahwa meninggalkan shalat fardhu merupakan dosa yang amat besar.

  1. Akan menemui Ghoyya

Ghoyya merupakan sungai yang berada pada neraka Jahanam dan berisikan makanan yang menjijikan. Tempat tersebut merupakan tempat dimana orang-orang yang meninggalkan shalat dan mengikuti hawa nafsu berkumpul. Jika umat muslim meninggalkan shalat, tempat inilah yang akan menjadi tempat dimana mereka akan tinggal kelak. Ghoyya hanya dapat dihindari jika umat Islam telah bertaubat dan akan menjalankan shalat fardhu dengan semestinya.

  1. Pertanda melakukan perbuatan yang syirik

Pemisah antara keimanan dan kekufuran seseorang adalah shalat. Jika umat Islam meningalkan shalat, dapat dikatakan bahwa umat Islam tersebut telah melakukan perbuatan yang syirik. Orang tersebut merupakan umat Allah yang tidak iklas menjalankan segala jenis perintah yang Allah berikan.

Hadist Tentang Shalat

  1. Merupakan orang kafir

Umat Islam yang meninggalkan shalat dapat dijatuhi sebagai orang yang kafir. Mereka yang telah meninggalkan shalat fardhu tidak lagi bagian dari agama Islam. Dengan kata lain, orang yang meninggalkan shalat fardhu merupakan orang-orang kafir.

Hadist Tentang Shalat dan Kaitan dengan Ridha Allah

Meninggalkan shalat fardhu nantinya tidak akan mendapatkan ridho dari Allah SWT. Hal tersebut sesuai dengan hadist tentang shalat yang menjelaskan bahwa shalat merupakan amalan yang akan dihitung oleh Allah SWT. Umat muslim yang menjalankan ibadah shalat fardhu akan mendapatkan pahala yang besar dari amalan yang mereka lakukan. Jika shalat fardhu mereka tinggalkan, Allah SWT tidak akan memberikan ridho kepadanya.

Segala jenis kegiatan yang umat Islam lakukan sebaiknya mendapatkan ridho dari Allah agar kehidupan yang mereka jalankan dapat berjalan dengan baik dan lancar. Tidak hanya itu, meninggalkan shalat fardhu juga akan memberikan siksaan bagi para pelakunya. Siksaan yang mereka dapatkan tidak hanya diperoleh di neraka tetapi didapatkan pula di alam kubur. Umat Islam yang tidak menjalankan ibadah shalat fardhu akan memiliki alam kubur yang sempit. Tidak hanya itu, di dalam kuburan yang sempit, umat Islam yang meninggalkan shalat juga akan disiksa dengan siksaan yang tiada henti.

Hadist Tentang Shalat

Bahaya Meninggalkan Shalat

Umat Islam yang tidak menjalankan shalat fardhu juga akan memperoleh kemurkaan dari Allah. Allah akan memberikan ganjaran yang setimpal bagi umat Islam yang meninggalkan shalat. Tidak hanya di alam kubur, kemurkaan Allah juga akan diberikan ketika umat Islam tersebut masih hidup di dunia. kemurkaan yang diberikan pada saat umat Islam masih hidup dapat berupa kehidupan yang penuh akan masalah sehingga umat Islam tersebut tidak dapat tenang hidup di dunia.

Kemurkaan Allah setelah manusia meninggal dapat berupa siksaan yang tiada henti. Umat Islam yang tidak menjalankan shalat fardhu akan dirantai dengan menggunakan rantai sepanjang tujuh hasta. Rantai tersebut digunakan untuk menggantung umat Islam yang meninggalkan shalat fardhu. Dampak lain yang akan diderita oleh umat Islam yang meninggalkan shalat dapat dilihat dari hadist tentang shalat lainnya yang diucapkan oleh Rasulullah dan para sahabatnya.

Leave a Comment